Sabtu, 25 Februari 2017

Public Speaking



              Assalamualaikum there. kembali diblognya  saeramtm.blogspot.com yang pada kesempatan ini saya akan berbagi ilmu tentang public speaking untuk kita sama sama belajar bagaimana kita dapat berbicara di depan umum . Berkaitan dengan materi kali ini, beberapa waktu yang lalu saya mengikuti gelaran seminar yang diadakan komunitas psikologua ui di radio republik indonesia dengan bahasan yang sama yaitu bahasan menarik ‘’public speaking’’ dan topik  yang saya tulis kali ini sedikitnya mengutip dari gelaran seminar tersebut dengan tambahan-tambahan untuk melengkapi tulisan ini dan juga beberapa referensi yang turut mengisi tulisan ini. Tulisan ini memuat  tentang public speaking ,apa itu public speaking?,....?...?

Menurut pengertian  yang di lansir wikipedia Public speaking ialah berbicara di depan umum (kadang-kadang disebut pidato atau orasi) adalah proses atau tindakan melakukan presentasi terfokus di sekitar pidato langsung individu untuk audience yang hidup. Pidato ini terstruktur dan disengaja dan memiliki tiga tujuan umum:. untuk menginformasikan, untuk membujuk, dan untuk menghibur [1] berbicara di depan umum umumnya dipahami sebagai formal, tatap muka berbicara dari satu orang kepada sekelompok pendengar. Hal ini erat bersekutu dengan "menghadirkan," meskipun yang terakhir ini lebih sering dikaitkan dengan kegiatan komersial.

Dengan demikian  public  speaking  sangatlah penting untuk banyak kegitatan misal proses anounccing di radio  ,mc,moderator dan lain sebagainya terutama pada kegiatan presentasi baik yang dipersembahkan untuk pekerjaan ataupun sekadar tugas presentasi dari sekolah atau perkuliahan,  yang mana pada kesempatan ini kita akan berbicara tentang public speaking untuk kegiatan presentasi atau presentation .


Banyak hal yang harus dipersiapkan dalam melakukan presentasi mulai dari menyiapkan materi,tampilan slide dan lainnya . kerana untuk jadi siap butuh persiapan kawaan. Public Speaking  ini sama hal nya dengan ilmu berenang  dan juga matematika ,kenapa dikatakan demikian?karena public speaking atau berbicara di depan umum ini butuh praktek  tidak hanya mengandalkan materi, matematika akan sangat mudah di mengerti jika di praktekan dengan di mulainya kita menghitung dan tau tata cara perhitungannya ,begitu juga dengan berenang  tidak bisa dikatakan bisa berenang  kalau belum pernah turun ke kolam renang bahkan  belum pernah berenang  sama sekali meskipun seseorang itu paham  teori berenang  dengan sangat baik tetap saja kalau dia tidak pernah praktek dia akan tenggelam dengan semua teori-teorinya hahaha.

Untuk public speaking yang akan di bahas ini yaitu lebih di khususkan untuk kegiatan presentasi maka dari itu kita butuh yang namanya Presentation skill , lalu bagaimana untuk mempunyai keahlian tersebut ? berikut tahapan-tahapannya:

1 .      Percaya diri....You must confidence


Percaya diri adalah hal yang teramat penting , percayakan bahwa diri kamu mempunyai keahlian yang berbeda dengan orang lain dan mungkin perlu orang lain ketahui dari kelebihan yang kamu miliki. So jangan sampai nunggu sempurna untuk memulai dan melakukan hal yang sesuatu baik , karena manusia  pasti mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing sebagai sipat dasar manusia, terlebih dari itu kamu harus percaya diri dan mulai mempersiapkan diri lalu katakan yes, i can do it.
2.       Prepare


Ingat untuk jadi siap butuh persiapan Lalu bagaimana kamu harus mempersiapkannya? mulailah dengan beberapa hal yang harus kamu lakukan, berikut langkah-langkahnya

  •  Content

Siapkan konten terbaikmu, dengan memilih konten yang baik apa yang akan kamu prensentasikan haruslah konten yang bisa menarik perhatian dan dimengerti dengan mudah oleh audience tapi tetaplah jangan lepas dari konten yang baik dan bermanfaat.
  • Point to point

Jika konten sudah di tentukan maka kamu harus ambil point to point yang penting saja atas materi yang mau kamu sampaikan, misalnya kamu boleh mulai dengan point-point pertanyaan  contoh apa itu akuntasi? Apa tujuan akuntansi? Dan apa yang di lakukan seorang akuntan? Seperti itu misalnya jika yang ingin kamu sampikan tentang akuntansi dan lain sebagainya .Dan jika preesentasi kamu mengunakan media seperti tampilan slide jangan sampai kamu malah pusing edit-edit slidenya tanpa menghiraukan materi yang ingin kamu sampaikan padahal itu yang lebih penting dan harus benar-benar dikuasai , buatlah sesedehana mungkin jangan belebihan dan lebih parahnya lagi keesokan kamu mau presentasi kamu malah seharian ngedit, menambah slide bahkan sampai paginya mau presentasi kamu belum mengerti sama sekali mengerti apa yang ada dislide dan apa yang harus di presentasikannya  karena hanya baca sekilas ketika ngedit-ngeditnya saja, dan itu fatal, karena percuma saja oranglainjuga  bisa baca kalau kamu hanya presentasi dengan membacakan persis  dari slide  bahkan tiada beda sedikitpun.
  • Latihan di depan kaca

Take a mirror mungkin begitu peribahasanya, jangan sampai kamu malu bebicara di depan cermin karena  jika kamu melakukan kesalahan yang di lihat banyak orang itu akan lebih memalukan lagi, Jadi tiada masalah kamu ngomong sendiri di depan cermin karena dengan begitu kamu tahu dimana letak kesalahan kamu dan kamu akan cepat belajar.

  •   Latihan menggunakan gawai

Pada masa ini mungkin bisa dikatakan hampir semua orang mempunyai gawai atau gadget, jika itu benar maka kamu harus memanfaatkannya dengan sebaik –baiknya.

Kamu boleh menggunakan kamera gawai kamu untuk sarana latihan seperti halnya latihan di depan cermin namun bedanya kamu dapat mengevaluasi dengan melihat tayangannya kembali atau bahkan kamu bisa menggunakan recorder gawai kamu juga sebagai sarana yang sama untuk belajar dan berlatih.
Dengan demikian persiapan itu penting dan perlu dilakukan.

3.             Opening
Hasil gambar untuk opening

Banyak dari kita yang menganggap bahwa jika kita melihat awal yang bagus maka mereka menganggap kesananya juga bagus meskipun itu tidak sepenuhnya benar tetapi tetaplah opening atau pembukaan yang bagus itu perlu dilakukan untuk memberi kesan pertama yang mengangumkan. Kamu dapat melakukan beberapa langkah berikut

  • Title and occupation

Cerita kan title kamu , posisi kamu sebagai apa misal sebagai penyiar radio  dan occupation kamu bekerja dimana,kuliah dimana bahkan pengalaman kamu seperti apa .Itu dilakukan sebagai kesan pertama yang baik.


  •  Ice Breaking

Ice breking bisa di lakukan dengan beberapa pertanyaan yang membuat orang lain ikut memperhatikan sederhannya misalkan bertanya hallo jawab dengan hai atau pertanyaan tentang ada yang pernah ikutan seminar dengan materi yang sama sebelumnya? Atau apa yang ingin anda ketahui dari seminar ini? misalnya seperti itu dan jika buruknya tidak ada yang bertanya coba tunjuk satu orang meskipun orang itu tidak mau bertanya setidaknya itu akan menarik perhatian semua audience dan lebih terfokuskan.

  •   Bercerita

Bercerita mungkin adalah opening yang jarang orang gunakan dan kamu bisa menggunakanya supaya audience ikut perhatian kamu boleh mulai dengan bercerita dengan cerita yang syarat akan pesan moral misalnya , Sebuah kisah seorang pemborong bangunan, sudahlah ia lama menekuni dan melakukan pekerjaan ini karena sudah merasa capek dan bosan dan tiba pada saatnya dia memutuskan untuk berhenti dari pekerjaan yang selama ini dia tekuni dan memutuskan untuk pensiun dini dan hendak memberi tahu kepada atasannya yang memberi ia pekerjaan selama ini dan atasannya tidak bisa memaksakanya untuk ia tetap bekerja dan atasnnya mempebolehkannya  dengan memberikan permintaan kepada si pemborong itu untuk mengerjakan proyek rumah untuk keperluan pribadi sebagai proyek terakhir dia bekerja dengan atasanya, sipemborong menyanggupinya dan mulai mengerjakan proyek itu tetapi si pemborong melakukannya dengan asal-asalan dan asal jadi dengan bahan yang kualitas rendah dan singkat cerita proyek itu sudah jadi dibangun meskipun dengan hasil yang asal-asalan lalu atasannya datang dan mengeluarkan kunci rumah yang baru selesai di bangun itu dan memberikan kepada sipemborong sebagai hadiah karena ia telah bekerja dan membantunya sejak lama., Apa yang dapat diambil dari kisah ini ? misalnya seperti itu dengan bercerita yang syarat akan pesan-pesan moral dan kamu boleh tambahkan pertanyaan sebagai perhatian dan mulai fokuskan kembali pada konten yang ingin kamu sampaikan .
                                                                                                                            
4.        Closing 

Closing adalah tahapan akhir yang menentukan bagaimana presentasi yang kamu lakukan dinilai baik atau bahkan sebaliknya,maka dari lakukan sebaik mungkin didukung dengan closing yang mengagumkan ada beberapa tips bagaimana membuat closing yang mengagumkan,

  •   Video

Media visual adalah media yang juga ampuh menarik perhatian sama hal nya dengan tahapan opening yang menggunakan cerita sebagai medianya dengan video juga kamu dapat memberikan video syarat motivasi dan pesan moral, dengan video pula biasanya akan selalu ingat dan ingat pula kita pernah presentasi dan itu membuat mereka terkesan.
  •   Quote
Dipenghujung presentasi yang kamu lakukan kamu dapat menyampaikan quote dari tokoh yang menginspirasi atau bahkan quote kamu sendiri dan niscaya kamu akan mendapat tepuk tangan yang meriah dari seluruh audience.


Demikianlah sedikit ilmu yang dapat saya bagi semoga bermanfaat untuk kita sama –sama belajar mempresentasikan presentasi yang membuat audience terkesan dari awal sampai akhir. Saya saepul "Try everything and Do it now". Thank you so much ..more.wasssalamualaikum.

2 komentar:

Comments system

Disqus Shortname